IMPLEMENTASI INSINERATOR MINIM ASAP SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA GENENGWARU, KABUPATEN PASURUAN
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i10.3078Keywords:
Insinerator, Pengelolaan Sampah, Kesehatan LingkunganAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Genengwaru, Kabupaten Pasuruan masih didominasi oleh praktik pembakaran sampah secara terbuka akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan insinerator minim asap sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan insinerator minim asap mampu menjadi alternatif pengelolaan sampah yang lebih baik dibandingkan pembakaran terbuka serta meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.











