EDUKASI KESEHATAN REMAJA PUTRI INVESTASI MASA DEPAN CEGAH STUNTING DI DESA TELUK KAPUAS
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i10.3075Keywords:
Remaja Putri, Edukasi Kesehatan, Anemia, Gizi Seimbang, StuntingAbstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang pencegahannya perlu dimulai sejak masa remaja sebagai periode prakonsepsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai stunting, pencegahan anemia, gizi seimbang, kesehatan reproduksi, dan kesiapan menjadi calon ibu. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, skrining status gizi dan kadar hemoglobin, serta demonstrasi penerapan pola makan Isi Piringku dan edukasi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Sebanyak 50 remaja putri Desa Teluk Kapuas berpartisipasi dalam kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 58,7 menjadi 84,3, dengan peningkatan sebesar 43,6% dan N-Gain sebesar 0,62 (kategori sedang). Uji paired t-test menunjukkan perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,001). Peningkatan pengetahuan tertinggi terdapat pada pemahaman peran calon ibu dalam pencegahan stunting sebesar 43,3%. Edukasi kesehatan terintegrasi berpotensi memperkuat literasi kesehatan remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi.











