EDUKASI PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN KOSMETIK YANG AMAN TANPA BAHAN KIMIA BERBAHAYA BAGI GENERASI-Z
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i7.2752Keywords:
Kosmetik berbahaya, Remaja, BPOM, MasyarakatAbstract
Tren kecantikan di media social meningkatkan minat remaja terhadap kosmetik, namun literasi keamanan produk di kalangan pelajar masih rendah, sehingga banyak siswa tidak mampu membedakan kosmetik terdaftar dan tidak terdaftar BPOM serta berisiko terpapar bahan berbahaya (merkuri, hidrokuinon berlebih, rhodamin B, timbal). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan verifikasi mandiri keamanan kosmetik pada siswa SMA Negeri 2 Kendari, menggunakan pendekatan pendidikan Kesehatan berbasis komunitas melalui pre-test, sosialisasi interaktif bersama narasumber BPOM Kota Kendari pemutaran video edukasi, penggunaan aplikasi Cek BPOM, diskusi kelompok, pembagian leaflet, dan post-test. Kegiatan diikuti 39 peserta (6 laki-laki, 33 perempuan). Hasil pre-test menunjukkan dominasi kategori pengetahuan cukup-kurang, yang meningkat signifikan ke kategori baik setelah intervensi. Peserta antusias dan mampu menanamkan pengecekan nomor registrasi produk secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai upaya promotif-preventif peningkatan literasi kosmetik aman remaja dan berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan di sekolah lain dengan permasalahan serupa.








