EDUKASI TERKAIT PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL, TOGA, DAN BAHAYA BAHAN KIMIA OBAT (BKO) PADA OBAT TRADISIONAL
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i7.2717Keywords:
edukasi, obat tradisional, BKOAbstract
Masyarakat Desa Banjarejo sering menggunakan obat tradisional untuk meyembuhkan berbagai penyakit, tetapi mereka masih kurang pemahaman terkait bahaya adanya Bahan kimia Obat (BKO) yang digunakan secara ilegal karena kurangnya informasi dan penjelasan yang diberikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar warga lebih memahami cara menggunakan obat herbal secara benar dan tahu dampak negative yang bisa terjadi jika menggunakan BKO secara tidak tepat untuk kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendektan pengajaran langsung dengan cara memberikan edukasi dan menggunakan media leaflet yang berisi informasi mengenai ap aitu obat tradisional, BKO, ciri-ciri, efek samping, serta teknik pengelolaan tanaman obat yang benar, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatkan pemahaman yang cukup besar dikalangan masyarakat. Masyarakat semakin memperhatikan pilihan tanaman obat yang aman dan mulai lebih berhati-hati terhadap produk obat tradisional yang menjajikan penyembuhan cepat, tetapi berisiko bagi kesehatan.








