Libelarisme dan Sosialisme sebagai Perjuangan Moral (Studi Kasus pada Bappeda Kota Gorontalo)
DOI:
https://doi.org/10.62335/cendekia.v3i5.2551Keywords:
Liberalisme, Sosialisme, Moral, Kebijakan Publik, Pembangunan DaerahAbstract
Liberalisme dan sosialisme merupakan dua ideologi besar yang memiliki perbedaan mendasar dalam memandang hubungan antara individu, masyarakat, dan negara. Namun demikian, keduanya memiliki dimensi moral yang sama-sama berorientasi pada pencapaian kehidupan yang adil dan bermartabat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis liberalisme dan sosialisme sebagai bentuk perjuangan moral serta implementasinya dalam kebijakan publik di BAPPEDA Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa liberalisme menekankan kebebasan individu sebagai nilai moral utama, sedangkan sosialisme menitikberatkan pada keadilan sosial dan solidaritas kolektif. Dalam praktiknya, BAPPEDA Kota Gorontalo mengintegrasikan kedua nilai tersebut dalam perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berkeadilan.








