PENINGKATAN KESADARAN DAN KETERAMPILAN PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT DESA DERSANSARI MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN KOMPOS
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i10.3020Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Edukasi, Pengelolaan sampahAbstract
Pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal dapat menimbulkan permasalahan lingkungan dan menyebabkan limbah yang masih bernilai guna terbuang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola serta memanfaatkan limbah rumah tangga melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan di Dusun Kalegen Kidul, Desa Dersansari, Kecamatan Suruh dengan memanfaatkan aset lokal berupa minyak jelantah, sampah organik, bahan yang tersedia di lingkungan, dan keterlibatan masyarakat. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Minyak jelantah diolah menjadi lilin aromaterapi bersama ibu-ibu PKK RT 7, sedangkan sampah organik diolah menjadi kompos bersama bapak-bapak RW 2. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, serta keterampilan dalam memilah dan mengolah limbah secara mandiri. Pendekatan ABCD mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.











