PENGUATAN KAPASITAS ORGANISASI 'AISYIYAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO MELALUI BENCHMARKING KE PIMPINAN PUSAT 'AISYIYAH
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i9.2882Keywords:
Organisasi, BenchmarkingAbstract
Penguatan kapasitas organisasi diperlukan agar Komunitas ‘Aisyiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mampu mengembangkan tata kelola, kepemimpinan, pengaderan, dan program yang selaras dengan visi dan misi ‘Aisyiyah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi Komunitas ‘Aisyiyah UMP melalui pembelajaran dan pertukaran pengalaman dengan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk benchmarking dengan pendekatan partisipatif pada 18 Juli 2026 di Yogyakarta dan diikuti oleh 47 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan purnakaryawan UMP. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pemaparan materi mengenai kelembagaan, kepemimpinan, dan pengaderan, diskusi interaktif, tanya jawab, serta identifikasi tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi keterlibatan peserta, catatan pelaksanaan, hasil diskusi, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan diperolehnya pemahaman mengenai nomenklatur dan kedudukan Komunitas ‘Aisyiyah UMP, hubungan komunitas dengan ranting dan cabang, pentingnya kepemimpinan dan kesinambungan pengaderan, serta partisipasi anggota dalam organisasi. Kegiatan ini juga mengidentifikasi arah pengembangan program berupa pelatihan keterampilan, pengembangan minat anggota, penguatan keorganisasian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis kompetensi dosen perempuan UMP. Dengan demikian, benchmarking dapat menjadi sarana transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas organisasi. Tindak lanjut berupa penyusunan program kerja dan evaluasi berkala diperlukan agar hasil kegiatan dapat diterapkan secara terukur dan berkelanjutan.











