EDUKASI PENGGUNAAN OBAT TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS LABIBIA KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i7.2734Keywords:
Tuberkulosis, Edukasi Kesehatan, Penggunaan obat TB, Pengetahuan Masyarakat, Puskesmas LabibiaAbstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Kendari. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala, penularan, pencegahan, dan kepatuhan pengobatan menjadi tantangan dalam pengendalian TB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang tuberkulosis serta penggunaan obat TB yang tepat di Puskesmas Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Edukasi dilaksanakan pada 20 Mei 2026 kepada 20 peserta melalui metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, meliputi pemahaman gejala TB (40% menjadi 95%), cara penularan (55% menjadi 100%), durasi pengobatan (30% menjadi 90%), serta etika batuk dan pencegahan (35% menjadi 85%). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif meningkatkan literasi masyarakat dan dapat mendukung upaya promotif serta preventif dalam pengendalian tuberkulosis di tingkat masyarakat.








