EFEKTIVITAS EDUKASI GERAKAN PANGAN AMAN DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI FOODBORNE DISEASE
DOI:
https://doi.org/10.62335/besiru.v3i6.2663Keywords:
Foodborne Disease, GPAS, Literasi Keamanan PanganAbstract
Foodborne disease merupakan masalah kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman dan berisiko pada anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan foodborne disease melalui implementasi Gerakan Pangan Aman di Sekolah di SMP Negeri 24 Konawe Selatan. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan interaktif, edukasi konsep Cek KLIK, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest dan posttest pada 35 siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p<0,05), sehingga perbedaan skor dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 2,06 menjadi 5,83, sedangkan persentase tingkat pengetahuan meningkat dari 34,33% menjadi 97,17%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (p<0,001), dengan nilai normalized gain sebesar 0,96 yang termasuk kategori tinggi. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan keamanan pangan siswa dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.








